SUMUR DI JALUR NABI ﷺ
Sumur bersejarah kedua yang dipugar di antara Quba dan Masjid Jumat.
Di jalan yang suci
Antara Masjid Quba dan Masjid Al-Jumu'ah, di jalan sepanjang sekitar 4 kilometer yang begitu sering ditempuh Nabi ﷺ, dua sumur bersejarah telah dilestarikan dan dipugar.
Sumur kedua ini juga berasal dari masa Nabi dan pernah digunakan oleh para sahabat.
Kunjungan mingguan Nabi ﷺ ke Quba
Menurut hadis yang sahih: "Nabi ﷺ mengunjungi Masjid Quba setiap hari Sabtu, terkadang berjalan kaki, terkadang berkendaraan." (HR. Bukhari no. 1193 · HR. Muslim no. 1399)
Di jalan ini, beliau rutin berhenti untuk minum, berwudhu, menyapa penduduk, dan memberkahi sumur-sumur yang beliau lewati. Sumur ini termasuk dalam rangkaian air yang diberkahi di sepanjang jalan Rasulullah ﷺ.
Mengapa sumur ini berharga
Saat Anda meletakkan tangan di atas batu sumur ini, kemungkinan besar Anda menyentuh batu yang sama dengan yang disentuh para sahabat. Air tanah yang mengisinya sama dengan air tanah pada masa Nabi. Inilah yang menghidupi Madinah secara spiritual: kesinambungan fisik antara masa Nabi ﷺ dan kita.
Catatan kejujuran
Nama persis sumur ini dalam sumber-sumber klasik telah hilang seiring berjalannya abad. Yang pasti: kawasan ini dipenuhi sumur-sumur dari masa Nabi, Nabi ﷺ menempuh jalan ini berkali-kali, dan pemerintah Saudi telah memugarnya sebagai warisan Sirah.
Kunjungilah dengan niat yang tulus, bukan dengan kisah spesifik yang belum terverifikasi.