MASJID AL-'AJUZ
Masjid perempuan tua yang saleh.
Masjid dengan nama yang tak terduga
Di antara semua masjid di Madinah, ada satu yang namanya unik: Masjid al-'Ajuz — "Masjid Perempuan Tua".
Namanya saja sudah mengundang rasa ingin tahu. Mengapa "perempuan tua"? Dan mengapa sebutan ini tetap terpatri dalam ingatan masyarakat Madinah selama empat belas abad?
Jawabannya mengungkap salah satu sisi terindah dari Nabi ﷺ: kerendahan hati beliau, kedekatan beliau dengan orang-orang kecil, dan penghormatan beliau kepada orang-orang saleh apa pun kedudukan sosial mereka.
Riwayat yang dinukil
Ibnu Syabbah, salah satu penulis sejarah klasik terbesar tentang Madinah, meriwayatkan: "Nabi ﷺ pernah shalat di masjid ini, yang terletak di kawasan Bani Khathmah." (Ibnu Syabbah · Tarikh al-Madinah)
Ibnu Zabalah juga menegaskan, berdasarkan riwayat Aflah bin Sa'id dan para ulama lainnya, bahwa Nabi ﷺ pernah melaksanakan shalat di sana. (Ibnu Zabalah · Akhbar al-Madinah)
Mengapa bernama "Al-'Ajuz"
Nama masjid ini dinisbatkan kepada seorang perempuan saleh dari suku Bani Salim, yang menurut tradisi disebut Al-'Ajuz (perempuan tua).
Perempuan ini — yang kisah pribadinya telah hilang, tetapi kesalehannya begitu berkesan sehingga julukannya diberikan kepada sebuah masjid — mewujudkan salah satu pelajaran besar yang tersirat dalam Sirah: orang-orang kecil membangun tempat-tempat yang tak dapat dihapus oleh orang-orang berkuasa.
Ia bukan istri Nabi ﷺ, bukan putri khalifah, bukan pula pejuang terkenal. Ia adalah "perempuan tua" — seorang perempuan lanjut usia, tak dikenal di mata dunia, tetapi begitu dicintai oleh komunitasnya sehingga sebuah masjid dinamai dengan julukannya. Dan Nabi ﷺ datang untuk shalat di sana.
Pelajaran dari situs ini
1. Nabi ﷺ memuliakan rumah dan tempat para sahabatnya — beliau benar-benar memberkahi setiap batu di Madinah
2. Perempuan-perempuan saleh dimuliakan dalam masyarakat Madinah
3. Kemuliaan tidak bergantung pada status sosial — Allah memuliakan siapa yang Dia kehendaki