☪ Visite Arabie
Sumur bersejarah · Madinah

Sumur Al-Ghars

🏷 Jenis Sumur bersejarah
📍 Wilayah Madinah

SUMUR AL-GHARS

Sumur yang airnya memandikan Nabi ﷺ setelah beliau wafat.

Air perpisahan

Ketika Nabi ﷺ mengembuskan napas terakhirnya di Madinah, pada hari Senin 12 Rabi'ul Awwal tahun 11 Hijriah, keluarga beliau harus melaksanakan pengurusan jenazah: memandikan jasad yang diberkahi sebelum dimakamkan.

Menurut riwayat yang dinukil para penulis sejarah klasik, air yang digunakan untuk memandikan jenazah Nabi ﷺ berasal dari sumur Al-Ghars. (Ibnu Sa'd · Thabaqat al-Kubra · As-Samhudi · Wafa' al-Wafa)

Sabda Nabi tentang sumur ini

Sebuah riwayat menyebutkan bahwa Nabi ﷺ konon bersabda: "Di surga ada sebuah mata air dari mata air-mata air Al-Ghars." Atau menurut versi lain: "Jika aku wafat, mandikanlah aku dengan tujuh geriba air dari sumur Al-Ghars." (Ath-Thabrani · Ibnu Sa'd)

Hadis-hadis ini memang diriwayatkan, tetapi sanadnya terkadang lemah. Meski demikian, tradisi tentang air Al-Ghars untuk memandikan Nabi ﷺ dikenal luas dalam ingatan masyarakat Madinah.

Sumur ini sekarang

Sumur Al-Ghars masih ada di selatan Madinah. Sebagian telah dilestarikan oleh pemerintah Saudi sebagai situs peringatan. Inilah salah satu sumur yang dikunjungi para jemaah yang berpengetahuan untuk mengingat sisi kemanusiaan Nabi ﷺ yang juga mengalami kematian — beliau wafat seperti manusia lainnya dan dimandikan dengan air sumur biasa.

🧭 Situs terdekat di rute

MED-20
Sumur di Jalur Nabi ﷺ
MED-21
Masjid Al-Jumu'ah (Masjid Jumat)
MED-22
Rumah Itban bin Malik
MED-24
Sumur Salman Al-Farisi
MED-25
Kebun Kurma Salman Al-Farisi
MED-26
Masjid Al-Fadhikh (Dzu Bab)