JABAL TSAUR (MADINAH)
Penjaga di utara.
Perhatian: jangan sampai keliru
Ada dua gunung yang bernama Jabal Tsaur dalam geografi Islam:
1. Jabal Tsaur di Makkah — tempat Nabi ﷺ bersembunyi selama 3 malam bersama Abu Bakar saat Hijrah
2. Jabal Tsaur di Madinah — batas utara Tanah Haram Madinah
Keduanya adalah gunung yang berbeda, berjarak 450 km satu sama lain. Banyak peziarah yang keliru. Kini, Anda sudah tahu.
Batas utara Tanah Haram
Sebagaimana telah kita lihat pada Jabal 'Ayr (Situs 2), Nabi ﷺ menetapkan dua gunung sebagai batas Tanah Haram Madinah:
- Di selatan → Jabal 'Ayr
- Di utara → Jabal Tsaur (gunung ini)
- Menebang pohon yang hijau → Dilarang
- Berburu hewan buruan → Dilarang
- Mengada-adakan hal baru dalam agama (bid'ah) → Dilarang
- Melindungi pelaku bid'ah → Dilarang
- Menumpahkan darah → Dilarang (kecuali dengan hak yang sah)
Nabi ﷺ bersabda: “Madinah adalah tanah haram, yaitu wilayah antara 'Ayr dan Tsaur. Barang siapa melakukan perbuatan bid'ah di dalamnya atau melindungi pelaku bid'ah, maka atasnya laknat Allah, para malaikat, dan seluruh manusia.” (HR. Bukhari no. 1867 · HR. Muslim no. 1370)
Seluruh wilayah di antara kedua gunung ini — seluruh kota Madinah, kebun-kebun kurmanya, sumur-sumurnya, masjid-masjidnya, pemakamannya, bahkan Gunung Uhud itu sendiri — adalah tanah suci.
Lokasi yang tepat
Jabal Tsaur Madinah terletak di utara Uhud — yaitu lebih ke utara lagi dari gunung besar Uhud. Ini adalah gunung kecil, dibandingkan dengan Uhud yang menutupinya dari pandangan jika dilihat dari kota.
Aturan-aturan suci
Di dalam Tanah Haram Madinah: