Sejarah
Museum Arkeologi dan Etnografi Taima didirikan oleh badan purbakala dan permuseuman yang lama. Museum ini dibangun pada 1403 H (1983) dan dibuka pada 1407 H (1987), dengan luas 7.850 m² dan enam ruang pamer.
Misi arkeologi Jerman-Saudi bekerja di Taima sejak 2004. Misi ini melibatkan Institut Arkeologi Jerman (DAI, Berlin) dan Komisi Pariwisata dan Purbakala Saudi, kemudian Komisi Warisan Budaya. Di pihak Jerman, misi ini dipimpin oleh Ricardo Eichmann dan Arnulf Hausleiter.
Katalog Taymāʾ III menerbitkan 102 prasasti yang disimpan di museum Taima sampai 2017. Koleksi itu kemudian dipindahkan ke gudang penyimpanan di Tabuk, untuk persiapan museum baru.
Pada 2021, sebuah artikel Aramco menyebut bahwa museum Taima yang baru sedang dibangun. Sebagian temuan dari Taima dipamerkan di Museum Nasional di Riyadh.
Yang pasti dan yang tidak pasti
- Pasti: misi Jerman-Saudi di Taima sejak 2004 (DAI).
- Pasti: 102 prasasti disimpan di museum Taima sampai 2017 (katalog Taymāʾ III).
- Tidak pasti: pembukaan museum baru. Tidak ditemukan sumber yang menguatkannya.
- Tidak pasti: apakah koordinat yang tercatat menunjuk museum lama, gedung baru, atau lokasi proyek.
- Perlu dicek di lokasi: sudah dibuka atau belum, jam buka, harga.
- DAI, Taymāʾ III, katalog prasasti museum Taima: https://publications.dainst.org/books/dai/catalog/book/2176
- DAI, seri Taymāʾ (proyek Jerman-Saudi): https://publications.dainst.org/books/dai/catalog/series/Tayma
- Archaeopress, kutipan buku tentang Taima (museum lama dan baru): https://bcp.archaeopress.com/Archaeopress/DMS/C04A41E040D241F2BD619D563B08D2DF/9781803279459-sample.pdf
- Aramco Life (2021): https://www.aramcolife.com/en/publications/the-arabian-sun/articles/2021/week-24/20210610-tayma-travel