☪ Visite Arabie
Monumen · La Mecque

Saluran Air Zubaidah

📍 GPS 21.366437, 39.928562
🏷 Jenis Monumen
📍 Wilayah La Mecque

Saluran Air Zubaidah (`'Ain Zubaidah`) adalah sistem akuaduk raksasa yang dibangun pada abad ke-8 M oleh Zubaidah binti Ja'far, istri khalifah Abbasiyah Harun Ar-Rasyid.

Inilah salah satu karya rekayasa Islam terbesar: sebuah saluran yang mengalirkan air dari gunung-gunung sumber mata air, lebih dari 70 km di sebelah timur Makkah, hingga ke dataran Arafah dan Muzdalifah, lalu hingga ke Makkah sendiri.

Pada hajinya tahun 193 H (809 M), Zubaidah menyaksikan para jamaah haji sangat menderita kehausan di dataran gersang Arafah dan Mina. Ia memutuskan untuk membiayai sebuah karya yang abadi. Menurut para penulis sejarah, ia diperkirakan menghabiskan 1.700.000 dinar emas untuk membangun sistem ini.
Thabari · Tarikh · Ibnu Khaldun

Ketika bendaharanya memperingatkannya tentang biaya yang luar biasa besar itu, ia dikisahkan menjawab:

> "Bangunlah! Jika aliran air kita terputus karena penyangga yang patah, aku akan menggantinya dengan emas murni. Hartaku tidak lebih berharga daripada keridaan Allah dan kemudahan bagi para jamaah haji."

Sistem ini mencakup saluran bawah tanah (qanat) sepanjang 70+ km, akuaduk di atas permukaan, sumur ventilasi setiap 50-100 m, waduk-waduk, air mancur umum di Mina, Arafah, Muzdalifah, dan Makkah, serta saluran distribusi untuk pemandian dan tempat wudu.

Selama lebih dari 1.200 tahun, sistem ini telah memasok air bagi para jamaah haji, penduduk tetap Makkah, hewan-hewan kafilah, masjid-masjid, dan tempat-tempat suci.

Zubaidah dengan sempurna mewujudkan hadis Nabi ﷺ:

> "Apabila seorang manusia meninggal, terputuslah amalnya kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya."
HR. Muslim no. 1631

Lebih dari 12 abad setelah wafatnya, jutaan jamaah haji masih meminum air dari salurannya — inilah sedekah jariyah dalam arti yang sesungguhnya.

📍 Koordinat GPS

21.366437, 39.928562