Jabal Qurban ("Gunung Kurban") adalah tempat yang menurut tradisi terkait dengan ujian tertinggi Ibrahim عليه السلام: perintah menyembelih putranya Isma'il عليه السلام.
Allah mengisahkan ujian ini dalam Al-Qur'an:
> "Ketika anak itu [Isma'il] sampai pada (umur) sanggup berusaha bersamanya, dia [Ibrahim] berkata: 'Wahai anakku, sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka, pikirkanlah bagaimana pendapatmu!' Dia menjawab: 'Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu. Insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.'"
> "Ketika keduanya telah berserah diri kepada perintah Allah dan dia membaringkan anaknya atas pelipisnya, Kami memanggilnya: 'Wahai Ibrahim! Sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu. Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.'
> "Dan Kami menebusnya dengan seekor sembelihan yang besar."
QS 37:102-107 (Surah Ash-Shaffat)
Allah mengirimkan seekor domba jantan untuk menggantikan Isma'il di tempat penyembelihan. Peristiwa ini diperingati setiap tahun oleh jutaan Muslim pada Idul Adha (Hari Raya Kurban).
Terdapat perdebatan klasik di antara para ahli tafsir: Mayoritas ulama Muslim menegaskan bahwa yang dimaksud adalah Isma'il عليه السلام (putra sulung, lahir dari Hajar), berdasarkan konteks (Ishaq belum lahir), hadis-hadis, dan logika geografis (penyembelihan terjadi di Mina, tanah Isma'il).
Tafsir Ibnu Katsir · Tafsir ath-Thabari
Selama haji, para jamaah menyembelih hewan di Mina pada tanggal 10 Dzulhijjah. Ritual ini disebut Al-Hadyu atau Udhiyah.