Sejarah
Al-Mu'azzam adalah tempat singgah di jalur haji Syam, antara al-Akhdar dan al-Hijr. Situs ini berkembang pada awal abad ke-7 Hijriah.
Namanya berasal dari raja Ayyubiyah al-Mu'azzam Syarafuddin Isa, putra al-'Adil. Ia membangun sebuah kolam besar pada 611 H (1214) untuk memberi minum kafilah. Kolam ini dipugar dua kali pada masa Mamluk. Sebuah tangga batu turun sampai ke dasarnya.
Benteng dibangun di samping kolam pada 1031 H (1622). Bentuknya persegi, dengan empat menara bundar di sudut-sudutnya, halaman dalam, dan tempat tinggal di dua lantai yang dihubungkan oleh tangga batu.
Di dekat kolam terdapat stasiun kecil kereta api Hijaz, satu lantai, dengan tangki air. Pada Maret 2022, benteng dan kolam ini dimasukkan ke dalam daftar nasional warisan arsitektur.
Yang pasti dan yang tidak pasti
- Pasti: kolam dari 611 H, benteng dari 1031 H, tempat singgah di jalur Syam (Saudipedia, yang mengutip Ensiklopedia Kerajaan dan SPA).
- Pasti: benteng dan kolam masuk daftar nasional pada Maret 2022.
- Tidak pasti: nama sultan Utsmaniyah yang memerintah saat benteng dibangun. Saudipedia tidak menyebutnya.
- Perlu dicek di lokasi: akses, kondisi kolam (berair atau tidak).
- Saudipedia, المعظم (موقع أثري): https://saudipedia.com/المعظم-موقع-أثري
- Saudipedia, jalur haji Syam: https://saudipedia.com/طريق-الحج-الشامي
- Sabq, pendaftaran dalam daftar nasional (7 Maret 2022): https://sabq.org/article/G6DyEiC