As-Sayalah adalah tempat singgah pertama penduduk Madinah di jalan menuju Makkah (Yaqut, Muʿjam al-Buldan).
Dalam perjalanan ke Badr, pasukan melewati as-Sayalah, lalu celah ar-Rauha' (Ibnu Hisyam). Saat Haji Wada', Nabi ﷺ makan malam di sana serta shalat Maghrib dan Isya (al-Waqidi).
Ibnu ʿUmar biasa berhenti untuk shalat di tempat-tempat Nabi ﷺ pernah shalat di jalan ini, dekat masjid Syaraf ar-Rauha', di ujung as-Sayalah (Bukhari 485).
Sebagian peninggalan hilang karena jalan tol menuju Yanbuʿ. Yang tersisa adalah sebuah kolam penampungan air dan beberapa fondasi.
