Di sinilah berdiri Tugu Empat Belas Syuhada — Syuhada Badar — yang didirikan untuk mengenang empat belas sahabat yang menumpahkan darah mereka pada tahun 2 Hijriah (17 Ramadan / 13 Maret 624 M) agar Islam bertahan melewati ujian militer pertamanya yang sesungguhnya.
Yang pertama dan terbesar
Badar adalah pertempuran besar pertama dalam Islam. Bukan sekadar bentrokan kecil: sebuah pertempuran yang menentukan antara 313 Muslim yang minim perlengkapan dan pasukan Quraisy berjumlah lebih dari 1.000 orang, bersenjata lengkap dan terlatih.
Allah sendiri menyebut hari itu "Yaumul Furqan" — Hari Pembeda:
> "Jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami pada hari Furqan (Yaumul Furqan), (yaitu) pada hari bertemunya dua pasukan."
QS 8:41 (Surah Al-Anfal)
14 nama yang terukir dalam keabadian
Empat belas jiwa suci naik menghadap Tuhan mereka pada hari itu — 6 Muhajirin (yang berhijrah dari Makkah) dan 8 Anshar (dari Madinah):
6 Muhajirin:
1. 'Ubaidah bin al-Harits bin al-Muththalib رضي الله عنه — sepupu Nabi ﷺ 2. 'Umair bin Abi Waqqash رضي الله عنه — saudara Sa'd bin Abi Waqqash 3. Dzusy-Syimalain 'Umair bin 'Abd 'Amr al-Khuza'i رضي الله عنه 4. 'Aqil bin al-Bukair رضي الله عنه 5. Mihja' maula 'Umar bin al-Khaththab رضي الله عنه — syahid Muslim pertama di Badar 6. Shafwan bin Wahb (Ibnu Baidha') رضي الله عنه8 Anshar:
7. Sa'd bin Khaitsamah رضي الله عنه 8. Mubasysyir bin 'Abdul Mundzir رضي الله عنه 9. Yazid bin al-Harits bin Fus-hum رضي الله عنه 10. 'Umair bin al-Humam al-Anshari رضي الله عنه 11. Rafi' bin al-Mu'alla رضي الله عنه 12. Haritsah bin Suraqah رضي الله عنه 13. 'Auf bin al-Harits رضي الله عنه (saudara Mu'awwidz, putra 'Afra') 14. Mu'awwidz bin al-Harits رضي الله عنه (saudara 'Auf, putra 'Afra')Ucapan sang syahid 'Umair bin al-Humam رضي الله عنه
Di tengah pertempuran, Nabi ﷺ mengucapkan kalimat yang mengguncang ini:
> "Bangkitlah menuju surga yang luasnya seluas langit dan bumi!"
'Umair bin al-Humam رضي الله عنه sedang memakan kurma pada saat itu. Ia berhenti, memandangi kurma di tangannya, dan berkata:
> "Bakhin bakhin! Jika aku harus hidup sampai menghabiskan kurma-kurma ini, sungguh itu hidup yang terlalu panjang."
Ia melemparkan kurma-kurma itu, menghunus pedangnya, dan bertempur hingga gugur sebagai syahid.
HR. Muslim no. 1901
Kedudukan tertinggi para pejuang Badar
Nabi ﷺ bersabda tentang semua orang yang ikut berperang di Badar:
> "Tahukah kalian? Barangkali Allah telah memandang ahli Badar lalu berfirman: 'Berbuatlah sesuka kalian, sungguh Aku telah mengampuni kalian.'"
HR. Bukhari no. 3007 · HR. Muslim no. 2494
Janji Allah ini berlaku bagi 313 pejuang Badar — sebuah kedudukan yang unik di seluruh umat Islam.